Kamis, 28 Oktober 2021

Tugas Pertemuan 2 Statistika Probabilitas


 Nama : Bayu cahyadi


Npm : 19316085


Kelas : Tk 19 A


Matkul : Statistika Probabilitas


Rangkuman Materi Pengumpulan Data


Pengumpulan Data (Data Collection)


Pengumpulan data dilakukan pada tingkat populasi. Alhasil, akan diperoleh informasi yang sifatnya lengkap. Hanya saja ketika ukuran populasinya sangat besar, maka seringkali census menjadi pilihan yang mahal dan sulit untuk dilakukan.


Sampling Pengumpulan data dilakukan pada sub bagian dari populasi. Alhasil, informasi yang diperoleh sifatnya tidak lengkap. Pendekatan semacam ini cukup umum ditemui dalam studi statistik. Di sini sample yang baik adalah sample yang dapat merepresentasikan populasinya. Dibutuhkan teknik sampling yang tepat untuk mendapatkan sample yang representatif terhadap populasinya.


Sampling Error Karena sample merupakan sub bagian dari populasi, maka selisih atau perbedaan nilai antara data sample dan data populasi akan selalu ada. Perbedaan atau selisih nilai ini dikenal dengan istilah sampling error. Bahkan dengan teknik sampling sebaik apapun, sampling error ini tidak dapat dihindarkan.


Sampling: with/without Replacement Sampling with replacement:


Memungkinkan satu anggota populasi untuk terpilih lebih dari satu kali sebagai anggota sample. Sampling without replacement: Menjamin satu anggota populasi hanya dapat terpilih satu kali saja sebagai anggota sample.


Teknik Sampling (Sampling Techniques) Teknik sampling dalam bidang statistika:


● Simple Ramdom Sampling


● Stratified Sampling


● Cluster Sampling


● Systematic Sampling


● Convenience Sampling


Sampling Technique:


Simple Random Sampling Simple random sampling merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara acak di mana setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dapat terpilih sebagai anggota sample.


Contoh: Terdapat 400 siswa terdaftar di kelas statistika dan kita diminta untuk melakukan sampling secara acak terhadap 10 orang siswa untuk dilibatkan dalam survey. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan memberikan sebuah nomor pada tiap siswa, mulai dari nomor 1 sampai dengan 400. Lalu gunakan random number generator untuk melakukan pemilihan acak sebanyak 10 kali dengan rentang nilai pengacakan mulai dari 1 sampai dengan 400.


Sampling Technique:


Stratified Sampling


● Stratified sampling merupakan teknik pengumpulan data secara acak yang dilakukan dengan terlebih dahulu membagi anggota populasi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan kesamaan karakteristik tertentu (e.g., rentang usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, etc).


● Kelompok yang terbentuk ini biasa dikenal dengan istilah strata.


● Selanjutnya anggota dari tiap strata tersebut akan dipilih secara acak untuk dijadikan anggota sample.


● Perlu diingat agar sampling yang dilakukan di tiap strata haruslah proporsional dengan proporsinya dalam populasi.


Sampling Technique: Stratified Sampling (ilustrasi)





Sampling Technique:

Stratified Sampling (contoh) Dilakukan survey terhadap 100 orang mahasiswa baru terkait preferensi mereka dalam memilih menu makan siang. Dari populasi mahasiswa baru ini, dihasilkan dua buah strata berdasarkan jenis kelamin (pria dan wanita). Mengacu pada data penerimaan mahasiswa, didapati 3500 mahasiswa baru yang terdaftar dengan persentase jumlah mahasiswa pria dan wanita adalah 55%-45%. Oleh karenanya survey ini akan melibatkan 55 mahasiswa pria dan 45 mahasiswa wanita yang dipilih secara acak

Cluster Sampling 

● Clustersampling merupakan teknik pengumpulan data secara acak yang dilakukan dengan membagi anggota populasi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan pengelompokkan yang sudah terbentuk (e.g., area geografis, kecamatan, kelurahan, etc).

Cluster Sampling (contoh) Dilakukan pendataan jenis dan jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki oleh tiap keluarga di wilayah Kecamatan Suka Jaya. Karena wilayah kecamatan ini terbagi ke dalam 7 kelurahan; maka pendataan dilakukan secara acak di tiap kelurahan dengan jumlah sample yang proporsional sesuai dengan persentase jumlah warga di tiap kelurahannya.

Sampling Technique: Systematic Sampling Systematic sampling merupakan teknik pengumpulan data berdasarkan interval tertentu. Teknik sampling ini terbilang cukup mudah untuk diterapkan. Hanya saja teknik ini tidak dapat diterapkan bila ditemui adanya pola yang sifatnya konsisten dan sistematis pada data kita. Contoh: Survey terkait kepuasan pelanggan mini market yang dilakukan terhadap setiap pengunjung dengan interval kedatangan 10. Dengan kata lain, bila pengunjung yang sedang dilibatkan dalam survey saat ini adalah pengunjung ke 5, maka pengunjung berikutnya yang akan dilibatkan dalam survey adalah pengunjung ke 15.

Sampling Technique: Convenience Sampling Convenience sampling merupakan teknik pengumpulan data yang bisa dibilang asal atau sembrono dan hanya berorientasi pada kemudahan. Ini merupakan teknik pengumpulan data yang buruk dan sangat rentan terhadap bias. Contoh: Suatu survey dilakukan untuk mendata opini warga Kecamatan Suka Pintar (yang terbagi dalam 7 kelurahan) terkait layanan masyarakat yang disediakan oleh aparat kecamatan. Dikarenakan alasan kemudahan, maka satu kelurahan ditunjuk sebagai perwakilan dan survey dilakukan terhadap warga kelurahan tersebut yang dipilih secara acak.

Selasa, 19 Oktober 2021

Pengantar Statiska V1 & V2

 Video #1 dari Seri Video Belajar Statistika Dasar 

Mengapa Belajar Statistika?

      Data Warehouse

      Data Mining

      Big Data Analytics

      Machine Learning

      Data Science

Definisi

Statistika (Statistics)

Bidang keilmuan yang mencakup

      Pengumpulan (collecting)

      Pengelolaan (organising)

      Analisis (analysing)

      Interpretasi (interpreting)



Data

Kumpulan informasi yang diperoleh melalui:

      Pengamatan (observations)

      Penghitungan (counts)

      Pengukuran (measurements)

      Responsi (responses)

Populasi & Sampel

Populasi (Populations)

Kumpulan dari keseluruhan pengamatan, penghitungan, pengukuran, atau responsi terhadap topik yang ingin dikaji

Sampel (Samples)

      Bagian dari populasi

      Sampel yang baik adalah sampel yang representatif terhadap populasi sehingga dapat digunakan untuk menarik simpulan (conclusions) terhadap populasi

      Oleh karenanya data sampel harus dikumpulkan dengan metode yang tepat (e.g., random sampling)

Populasi & Sampel: ilustrasi


Populasi & Sampel

 contoh:

 Sampel:

Suatu survey dilakukan di 35 perguruan tinggi di Indonesia untuk menanyakan apakah seorang mahasiswa pernah mengalami bully selama studi di perguruan tinggi.

Didapati 237 dari total 972 reponden mengaku pernah mengalami bully selama menjalani studi di perguruan tinggi.

Populasi:

Warga kompleks perumahan Suka Rapi yang terdiri dari total 45 kepala keluarga berencana untuk mempercantik kompleks dengan melakukan peremajaan paving jalan.

Pendanaan akan dilakukan secara kolektif berdasarkan ukuran lebar dari tiap rumah. Oleh karenanya dilangsungkan pengukuran dan pendataan lebar muka dari tiap rumah.

Parameter & Statistik

Parameter

      Deskripsi numerik dari karakteristik suatu populasi (population)

      Terdapat hanya satu parameter untuk satu populasi

Statistik (Statistic)

      Deskripsi numerik dari karakteristik suatu sampel (sample)

      Memungkinkan untuk mendapati sejumlah statistik dengan nilai yang beragam untuk satu populasi yang sama

Parameter & Statistik 

contoh :

 Statistik:

Dari hasil uji emisi yang dilakukan secara acak terhadap kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Suka Makmur, didapati 48% kendaraan tidak memenuhi standar kelayakan.

Parameter:

Dari hasil ujian saringan masuk perguruan tinggi di Universitas Suka Pintar pada tahun ini, ditemui 78% dari calon mahasiswa memiliki kemampuan analisis numerik di atas ambang batas yang disyaratkan.

Cabang Ilmu Statistika

Statistika Deskriptif (Descriptive Statistics)

Cabang ilmu statistika yang berfokus pada:

      Pengelolaan data (organisation)

      Peringkasan data (summarisation)

      Visualisasi data (display/visualisation)


Statistika Inferensi (Inferential Statistics)Cabang ilmu statistika yang berfokus pada pemanfaatan sampel untuk menarik simpulan terhadap populasi


Cabang Ilmu Statistika

 contoh:

Statistika Inferensi:

Sejumlah pria dewasa berusia 48 tahun dilibatkan dalam suatu program penelitian selama 18 tahun. Berdasarkan data pengamatan, diprediksi bahwa 70% dari pria yang tidak menikah akan bertahan hidup pada usia 65 tahun, dan 90% dari pria yang menikah akan hidup pada usia 65 tahun.

Statistika Deskriptif:

Berdasarkan data sampel yang diperoleh dari Wall Street, didapati kesalahan yang dilakukan oleh analist dalam melakukan prediksi pendapatan perusahaan IT pada tahun ini mencapai angka 44%.

 

Klasifikasi Data dalam Statistika

Video #2 dari Seri Video Belajar Statistika Dasar(Statistika Deskriptif)


Tipe Data

Data Kualitatif (Qualitative)

Data non numerik:

      Atribut

      Label

Data Kuantitatif (Quantitative)

Data numerik yang dihasilkan melalui:

      Penghitungan

      Pengukuran

Tipe Data

contoh: 


Skala Pengukuran (Level of Measurements)

Terdapat 4 Skala Pengukuran (Level of Measurements) dalam bidang statistika:

  1. Nominal
  2. Ordinal
  3. Interval
  4. Rasio (Ratio)

Skala Pengukuran Nominal

      Berasosiasi dengan tipe data kualitatif

      Berfokus pada pengelompokkan atau pengkategorian data berdasarkan nama, label, atau kualitas

      Tidak dapat dikenakan operasi matematika

      Contoh:

        merk kendaraan bermotor

        kota kelahiran

        nama siswa, nama bulan, nama hari

        nomor kendaraan bermotor, nomor induk siswa

Skala Pengukuran Ordinal

      Berasosiasi dengan tipe data kualitatif

      Data dapat dikelompokkan

      Data dapat disusun berdasarkan urutan, peringkat, atau ranking

      Tidak dapat dikenakan operasi matematika

      Contoh:

        tingkat kepuasan pelanggan: sangat puas, puas, cukup, kecewa, sangat kecewa

        temperatur udara: panas, sejuk, dingin

        peringkat siswa di kelas

Skala Pengukuran Interval

      Berasosiasi dengan tipe data kuantitatif

      Data dapat dikelompokkan

      Data dapat disusun berdasarkan urutan, peringkat, atau ranking

      Dapat dikenakan operasi matematika untuk menghitung selisih nilai

      Nilai numerik merepresentasikan posisi pada suatu skala ukur tertentu

      Tidak memiliki nilai nol yang absolut (no inherent zero)

      Tidak dapat dikenakan operasi matematika terkait perkalian

      Contoh:

        temperatur udara 32 derajad celsius

        tahun 2020

Skala Pengukuran Rasio (Ratio)

      Berasosiasi dengan tipe data kuantitatif

      Data dapat dikelompokkan

      Data dapat disusun berdasarkan urutan, peringkat, atau ranking

      Dapat dikenakan operasi matematika untuk menghitung selisih nilai

      Memiliki nilai nol yang absolut (inherent zero)

      Dapat dikenakan operasi matematika terkait perkalian

      Contoh:

        usia anak 7 tahun

        berat badan 65 Kg

        harga nasi goreng Rp 25,000


    Skala Pengukuran: 

    ringkasan















Selasa, 11 Mei 2021

Tugas Karangan Ilmiah - Bahasa Indonesia

 1.1    Latar Belakang

Metodologi merupakan suatu formula dalam penerapan penelitian dimana dalam melakukan penelitian tersebut terdapat langkah – langkah dan juga hasil penelitian. Metodologi terdiri dari fase – fase dan subfase yang akan membimbing peneliti memilih metode, teknik, prosedur, dan tools apa saja yang digunakan sehingga setiap tahapan penelitian dilakukan dengan tepat. Metodologi juga membantu peneliti dalam hal merencanakan, me-manage/mengolah, mengontrol, dan mengevaluasi setiap kemajuan. Sedangkan Metodologi Penelitian merupakan cara atau teknik yang disusun secara teratur yang digunakan oleh seorang peneliti untuk mengumpulkan data/informasi dalam melakukan penelitian yang disesuaikan dengan subjek/objek yang diteliti. Metodologi Penelitian pada hakekatnya merupakan operasionalisasi dari epistemology. Epistomology adalah memberi pemahaman tentang cara/teori menemukan atau menyusun pengetahuan dari ide, materi atau dari keduanya serta merujuk pada penggunaan rasio, intuisi, fenomena atau dengan metode ilmiah. Hal ini menjadi salah satu mata kuliah penting. Mengapa demikian? Karena, memperoleh pengetahuan yang dapat menjawab berbagai pertanyaan atau dapat memecahkan suatu permasalahan untuk memperoleh pengetahuan ilmiah.

Covid – 19 bermula dari Negara China dan mulai masuk ke Indonesia pada Maret, 2020. Seiring dengan perkembangan zaman, seluruh penjuru dunia kini menuntut terpenuhinya aspek kecepatan, ketepatan, dan efisiensi sehingga memacu semua pihak untuk terus menghasilkan inovasi-inovasi terbaru di bidang masing-masing dengan teknologi mutakhir yang pastinya akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan di era pandemi covid – 19 seperti ini. Toko – toko pun awalnya diperintahkan tutup namun, kebanyakan dari mereka menentang karena mereka memikirkan kebutuhan sesama makhluk hidup yang membutuhkan materi dan pangan untuk kehidupan sehari – hari. Jadi permasalahan utamanya adalah dalam usaha penyediaan kebutuhan masih sangat bergantung oleh pendapatan sebelumnya yang makin lama makin menipis dan banyak masyarakat yang keluar masuk rumah sakit dikarenakan terdampak covid – 19 ataupun berobat karena faktor umur, memiliki riwayat penyakit, dan kecelakaan. Dengan kondisi ini maka pengadaan sistem alternatif baru dan terbarukan yang efektif, efisien dan menghindari kerumunan covid – 19 sangat diperlukan. Salah satu dari system alternatif tersebut  bantuan pemerintah dan Registrasi Pasien Berbasis WEB. Selama ini jika ingin registrasi ke klinik atau rumah sakit hanya bisa datang langsung ke klinik atau rumah sakit sehingga menimbulkan kerumunan di klinik atau rumah sakit  tersebut yang mengakibatkan penularan covid - 19. Namun seiring dengan terus meningkatnya inovasi perkembangan teknologi kini pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar tetap di rumah dan jika ada keperluan di luar rumah tetap menjaga jarak, memakai masker, dan sering mencuci tangan. Meningkatnya grafik masyarakat yang terdampak covid -19 maupun yang sakit karena faktor umur dari tahun ke tahun dan didukung dengan penelitian tentang perangkat lunak dari teknologi berbasis WEB, maka penggunaan perangkat lunak ini sebagai   menghindari kerumunan mulai dilakukan.

Saat ini, di Indonesia baik di klinik atau rumah sakit maupun tempat makan  bisa melalui  handphone ataupun pc. Kini sangat mudah ditemukan sebuah klinik atau rumah sakit meskipun letaknya berjauhan dari pemukiman padat penduduk. Letak sebuah klinik atau rumah sakit yang berjauhan dengan pemukiman warga tentu dapat menimbulkan dampak buruk, mengapa demikian? Karena, disaat warga ada yang sakit dan persyaratannya tertinggal ataupun ada yang kurang hal itu menyebabkan warga kembali kerumah yang letak rumahya berjauhan dengan klinik atau rumah sakit tesebut. Salah satu fungsi dari Registrasi Pasien Berbais WEB adalah mempermudah registrasi dan menghindari kerumunan. Hal ini menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses dengan baik dan benar. Beberapa rumah sakit di Indonesia kini sudah mulai menerapkan sistem registrasi secara online sehingga mengurangi dampak  penularan covid –19 tersebut, bahkan ada beberapa yang memanfaatkan perangkat lunak untuk dijadikan produk baru yang berguna yang tentunya diolah melalui proses – proses tertentu.

Berdasarkan data diatas, penulis tertarik untuk menyusun sebuah tugas penelitian yang berjudul “Analisis Registrasi Pasien Berbasis WEB Sebagai Sistem Registrasi Secara Online”. Dalam tugas ini penulis membahas mengenai pemanfaatan ilmu teknologi yang menghasilkan proses pembuatan perangkat lunak berupa Registrasi Pasien Berbasis WEB. 

Dari latar belakang tersebut penulis tertarik untuk membuat aplikasi Registrasi Pasien Berbasis WEB dimana aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melakukan Registrasi Pasien menggunakan handphone dan dapat dilakukan secara online melalui internet.

1.2    Rumusan Masalah

Dari latar belakang diatas, penulis merumuskan masalah yang akan dipecahkan adalah bagaimana membangun suatu aplikasi pendaftaran pasien secara online dengan menggunakan teknologi web pada klinik atau pun rumah sakit.

Untuk memudahkan penyusunan tugas ini penulis merumuskan masalah kedalam beberapa bentuk kalimat pertanyaan, sebagai berikut ini:

1)      Potensi Registrasi Pasien dalam penyediaan data pasien.

2)      Analisis Registrasi Pasien Berbasis WEB di klinik ataupun di rumah sakit.

1.3    Tujuan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka dalam pembahasan tugas ini dibatasi pada :

1)  Membangun sebuah aplikasi registrasi pasien berbasis web pada klinik ataupun rumah sakit.

2)  Pengambilan data hanya dilakukan klinik atau pun rumah sakit.

3)  Analisis perhitungan data hanya terpusat melalui WEB.

1.4    Batasan Masalah

1)      Perhitungan potensi teknologi dalam penyediaan data pasien.

2)      Mengetahui hasil analisa teknologi sebagai perangkat lunak yang bermanfaat di lingkungan masyarakat.

3)      Aplikasi yang dibuat terbatas pada registrasi pasien secara online.

4)      Aplikasi yang dibuat menggunakan WEB PHP ataupun Java, serta menggunakan MySQL.

1.5    Manfaat Penelitian

1)      Manfaat bagi penulis

Manfaat penelitian perangkat lunak bagi penulis yaitu dapat menambah wawasan bagi peneliti dan dapat dijadikan sebagai pedoman untuk menghadapi masalah kerumunan di era covid – 19 yang saat ini sedang dalam kondisi mengkhawatirkan.

 

2)      Manfaat bagi Universitas

Penulisan tugas ini diharapkan dapat dijadikan referensi akademis dan keinsinyuran untuk pengembangan jurusan Teknik Komputer Universitas Teknokrat Indonesia selanjutnya.

 

3)      Manfaat bagi Masyakarat dan Industri

Dapat di jadikan sebagai penyedia data pasien terbarukan yang bermanfaat di lingkungan. Dapat menyediakan sistem alternatif yang mandiri. Dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang sistem alternatif untuk daerah yang tertinggal agar lebih maju dan sejahtera. 

 

§  Alamat web Program studi, Fakultas, Universitas : http://ti.ftik.teknokrat.ac.idhttp://ftik.teknokrat.ac.idwww.teknokrat.ac.id

  •   Nama Mahasiswa : Bayu cahyadi 
  •   NPM : 19316085
  •  Kelas : Tk 19 A

Kamis, 06 Mei 2021

Tugas Wawancara Kerja disertai dengan Jawabannya - Bahasa Indonesia

1. Ceritakan tentang diri Anda?

Kandidat: “Nama saya Bayu cahyadi. Saya mahasiswi Teknik Komputer dari Universitas Teknokrat Indonesia. Sekarang ini saya masih menjadi mahasiswa di Universitas Teknokrat Indonesia. ”

2. Mengapa Anda memilih jurusan Teknik Koputer?

Kandidat: “Karena, saya ingin mempelajari dan memahami teknik – teknik dalam merancang software maupun hardware. Dengan kuliah di jurusan Teknik Komputer, saya menambah wawasan dan pengetahuan saya tentang komputer. Selain itu, saya belajar di jurusan tersebut dengan menyenangkan karena saya menemukan hal – hal yang baru sesuai dengan minat dan kesenangan saya.”

3. Selain pendidikan formal, apakah Anda memiliki keterampilan lain?

Kandidat: “Ya. Saat kuliah saya mengikuti pelatihan kepemimpinan selama seminggu yang dilaksanakan himpunan mahasiswa universitas saya dan saya juga mengikuti pelatihan IoT. Saya juga mampu mengoperasikan komputer dengan berbagai program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, Dev C++,dan Program Java”

4. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?

Kandidat: “Kelebihan saya adalah jujur, cepat belajar, dan pekerja keras. Sementara itu, kelemahan saya adalah suka lupa. Namun, saya berusaha mengatasi kelemahan ini dengan mencatat hal-hal penting terkait pekerjaan di buku saku saya.”

5. Apakah Anda lebih senang bekerja sorang diri atau dalam tim?

Kandidat: “Bergantung pada pekerjaan yang harus saya selesaikan. Meskipun saya lebih senang bekerja sendiri, saya dapat bekerja dalam tim.”

6. Jika anda di terima di perusahaan ini dan diharuskan bekerja di dalam tim, posisi apa yang akan anda pilih?<\p> Kandidat: “Saya lebih suka menjadi seorang Teknisi. Dengan begitu, saya bisa langsung turun ke lapangan”<\p>

7. Bisakah Anda bekerja di bawah tekanan?

Kandidat: “Ya. Selama ini bisa mengatasi tekanan pekerjaan saya. Selain itu, saya pikir tekanan bisa memberikan hasil yang positif bagi saya karena saya bisa mengeluarkan potensi, inisiatif, dan keterampilan saya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.”

8. Apa yang membuat Anda tertarik bekerja di perusahaan kami?

Kandidat: “Perusahaan ini menawarkan pekerjaan yang sesuai dengan pengalaman dan pendidikan saya. Dengan demikian, saya dapat berkontribusi dalam memajukan perusahaan ini.”

9. Seberapa baik Anda mengenal perusahaan kami?

Kandidat: “Saya cukup mengenal perusahaan ini karena banyak teman yang membicarakan dan menggunakan produknya. Selain itu, saya juga melihat iklan perusahaan ini di media massa ternama.”

10. Jelaskan rencana Anda untuk lima tahun ke depan?

Kandidat: “ Jika saya diterima bekerja di sini, dalam lima tahun ke depan saya ingin menjadi supervisor. Oleh karena itu, saya akan mempelajari dan memahami ruang lingkup kerja dan tanggung jawab posisi tersebut. Setelah itu, saya akan berusaha keras memenuhi apa yang disyaratkan untuk menjadi seorang supervisor di perusahaan ini.”

11. Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota?

Kandidat: “Ya, saya bersedia. Bekerja di perusahaan ini berarti saya harus siap menerima keputusan dan kebijakan yang berlaku.”

12. Apakah Anda bersedia bekerja lembur?

Kandidat: “Ya, saya bersedia. Itu tidak masalah bagi saya.”

13. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?

Kandidat: “Saya berharap memperoleh gaji sebesar Rp 7 juta.”

Alamat web Program studi, Fakultas, Universitas : http://ti.ftik.teknokrat.ac.id, http://ftik.teknokrat.ac.id, www.teknokrat.ac.id

Nama Mahasiswa : Bayu cahyadi

NPM : 19316085

Kelas : Tk19A

Minggu, 11 April 2021

Algoritma Divide and Conquer

Nama : Bayu cahyadi

Npm :19316085

Kelas : TK 19A

1. Jelaskan pengertian dari polimorfisme, overloading, overriding dan inheritance

jawab :

a. Polimorfisme dalam bahasa yunani yaitu banyak bentuk, dalam istilah biasa disebut dengan satu interface banyak aksi, kemudian ini digunakan dalam pbo agar melakukan aksi dengan beda proses namun secara prinsipnya sama.

b. Overloading adalah suatu keadaan dimana beberapa method memiliki nama yang namun fungsionalitas yang beda.

c. Overriding yaitu suatu keadaan dimana subclass memodifikasi aksi yang diwarisi dari super class

2. Jelaskan perbedaan antara polimorfisme dengan inheritance jwb :

Polimorfisme ini digunakan dalam pbo agar melakukan aksi dengan beda proses namun secara prinsip sama. sedangkan Inheritance adalah dimana suatu entitas/obyek dapat mempunyai entitas/obyek turunan.

3. Jelaskan perbedaan antara overloading dengan overriding

jawab :

Overloading ini suatu keadaan dimana method memiliki nama yang sama namun fungsionalitasnya yang beda,

Sedangkan Overriding adalah suatu keadaan dimana subclass memodifikasi aksi yang diwarisi dari super class.

Dari tujuannya juga beda Overloading digunakan untuk memudahkan penggunaan / pemanggilan method dengan fungsionalitas yang mirip,

Overriding digunakan untuk menspesifikasikan aksi dari subclass.

sekian dan terimakasih

Rabu, 31 Maret 2021

ENCAPSULATION ("PBO")

Nama:Bayu cahyadi

kelas:TK 19

Npm:19316085

Class mahasiswa (assignment 1)

public class mahasiswa {

//membuat atribut class

private String NPM;

private String NAMA;

public String getNPM(){

return NPM;

}

public void setNPM(String NPM){

this.NPM = NPM;

}

public String getNAMA(){

return NAMA;

}

public void setNAMA(String NAMA){

this.NAMA = NAMA;

}

}

main_mahasiswa

import java.util.Scanner;

public class main_mahasiswa {

public static void main(String[] args) {

Scanner bayu = new Scanner (System.in);

String NPM,NAMA;

mahasiswa objmhs = new mahasiswa();

System.out.print("Masukan NPM : ");

NPM= bayu.nextLine();

objmhs.setNPM(NPM);

objmhs.getNPM();

System.out.print("Masukan NAMA : ");

NAMA= bayu.nextLine();

objmhs.setNAMA(NAMA);

objmhs.getNAMA();

}

}

Main Class (assignment 2)

public class mahasiswa {

//membuat atribut class

private String NPM;

private String NAMA;

private String ALAMAT;

private String NoHP ;

private String EMAIL;

private String INSTAGRAM;

public String getNPM(){

return NPM;

}

public void setNPM(String NPM){

this.NPM = NPM;

}

public String getNAMA(){

return NAMA;

}

public void setNAMA(String NAMA){

this.NAMA = NAMA;

}

public String getALAMAT(){

return ALAMAT;

}

public void setALAMAT(String ALAMAT){

this.ALAMAT = ALAMAT;

}

public String getNoHP(){

return NoHP;

}

public void setNoHP(String NoHP){

this.NoHP = NoHP;

}

public String getEMAIL(){

return EMAIL;

}

public void setEMAIL(String EMAIL){

this.EMAIL = EMAIL;

}

public String getINSTAGRAM(){

return INSTAGRAM;

}

public void setINSTAGRAM(String INSTAGRAM){

this.INSTAGRAM = INSTAGRAM;

}

}

Main_mahasiswa

import java.util.Scanner;

public class main_mahasiswa {

public static void main(String[] args) {

Scanner bayu= new Scanner (System.in);

String NPM,NAMA,ALAMAT,NoHP,EMAIL,INSTAGRAM;

mahasiswa objmhs = new mahasiswa();

System.out.print("Masukan NPM : ");

NPM= bayu.nextLine();

objmhs.setNPM(NPM);

objmhs.getNPM();

System.out.print("Masukan NAMA : ");

NAMA= bayu.nextLine();

objmhs.setNAMA(NAMA);

objmhs.getNAMA();

System.out.print("Masukan ALAMAT : ");

ALAMAT= bayu.nextLine();

objmhs.setALAMAT(ALAMAT);

objmhs.getALAMAT();

System.out.print("Masukan NoHP : ");

NoHP= bayu.nextLine();

objmhs.setNoHP(NoHP);

objmhs.getNoHP();

System.out.print("Masukan EMAIL : ");

EMAIL= bayu.nextLine();

objmhs.setEMAIL(EMAIL);

objmhs.getEMAIL();

System.out.print("Masukan INSTAGRAM : ");

INSTAGRAM= bayu.nextLine();

objmhs.setINSTAGRAM(INSTAGRAM);

objmhs.getINSTAGRAM();

}

}

Sekian dan terimakasih

Sabtu, 27 Maret 2021

LAPORAN KEGIATAN “JALAN SEHAT” UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA

LAPORAN KEGIATAN “JALAN SEHAT”

UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA

BAB I

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Tanggal 12 Maret adalah Hari Olahraga Nasional yang dirayakan oleh setiap pelajar ataupun masyarakat sendiri dengan penuh suka cita. Hal tersebut dimaksudkan bahwa olahraga harus terus dibudayakan oleh seluruh rakyat Indonesia di seluruh penjuru negeri. Oleh karenanya, Hari Olahraga Nasional cikal bakal dari Pekan Olahraga Nasional (PON) di Indonesia yang diperingati setiap tahun. Dalam memperingati Olahraga Nasional, kita selaku generasi muda Universitas Teknokrat Indonesia ingin mengadakan kegiatan- kegiatan positif yang tujuannya tidak lain adalah Menjaga tubuh agar selalu bugar dan menumbuhkan semangat serta kebersamaan seluruh mahasiswa Universitas Teknokat Indonesia. Dengan demikian, kami selaku panitia yang terbentuk dari seluruh Mahasiswa ingin mengadakan jalan sehat sebagai Peringatan Hari Olahraga Nasional yang mengambil rute dari Universitas Teknokrat Indonesia ke Tugu Adipura lalu kembali ke Teknokrat dan Titik kumpul di gedung Gelanggang Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia.

ISI LAPORAN

1. Jenis kegiatan

Kegiatan ini berjenis kegiatan olahraga yaitu kegitan Jalan sehat

2. Waktu dan tempat

Waktu : Jum’at, 12 maret 2021 Pukul, 08.00 WIB s/d Selesai Tempat: Titik kumpul di gedung Gelanggang Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia, yang mengambil rute dari Universitas Teknokrat Indonesia ke Tugu Adipura lalu kembali ke Teknokrat.

3. Susunan kepanitian

Ketua :Bayu cahyadi

Wakil : Eko

Sekertaris : samsol

Bendahara : alfian

Seksi Perlengkapan :Bagos

Seksi Konsumsi :samuel

Erick

4. Peserta

Jumlah Mahasiswa Mahasiswi di Universitas Teknokrat Indonesia sebanyak 5.000 peserta.

5. Anggaran

Rincian anggaran biaya baik pemasukan dan pengeluaran terlampir dilampiran,dan kegitan ini disponsori oleh PT Nusatara jaya.

6. Hasil

Dari berbagai kegiatan di atas, hasil yang didapatkan antara lain:

- Meningkatkan kerukunan antar Mahasiswa dan masyarakat.

- Mengadakan olah raga bersama seluruh Mahasiswa masyarakat Krebet dan sekitarnya.

- Memberikan hiburan bagi Mahasiswa dan masyarakat.

- Meningkatkan peran dan partisipasi Mahasiswa

- Peningkatan kesadaran kedisiplinan dan ketertiban pada aturan.

SARAN

Adapun saran selaku kami panitia ialah,

- Kami harap acara tahun depan para doesen dan para alumni kampus yang sudah sukses harap mengikuti kegiatan ini bertujuan untuk memberi motivasi kepada mahasiswanya

- Diharapkan kegitan tahun depan susunan kepanitan mengadakan hiburan seperti mengadakan dopres hadiah untuk para peserta, sehingga menimbulkan semangat baru bagi para peserta

- Petugas keamanan untuk mentertibkan para peserta yang sedang menikuti kegitan jalan sehat ini

PENUTUP

Demikian Laporan ini kami buat dan ajukan. Tentu kami sudah melakukan dengan semaksimal mungkin sehingga mengharap dapat memberikan manfaat positif bagi semuanya.dan tak lupa kami ucapkan banyak berterimakasih kepada semua orang yang telah berpartisipasi memeriahkan acara ini Semoga kegiatan ini mendapat ridha dari Allah SWT.

Nama : Bayu cahyadi

NPM : 19316085

kelas : TK 19 A

UTI : https://teknokrat.ac.id

FTIK : http://ftik.teknokrat.ac.id

Senin, 22 Maret 2021

Proposal Kegiatan Lomba Porseni Tingkat SMA Universitas Indonesia Tahun 2018

A. Latar Belakang

Masa sekolah menengah adalah cara yang paling tepat untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia di masa yang akan datang. Salah satu cara untuk meningkatkan semangat berkarya dan berprestasi bagi anak bangsa adalah dengan melatih mereka untuk berkompetisi dengan yang lain sehingga bisa memiliki daya saing yang tinggi dengan Negara lain nantinya.

Ada banyak pilihan kegiatan yang bisa dijadikan rujukan untuk menumbuhkan semangat muda remaja. Salah satunya adalah dengan mengagendakan acara porseni atau Pekan Olah Raga dan Seni. Karena latar belakang tersebut, kami menggagas agenda Lomba Porseni Tingkat SMA yang di dalamnya terdapat berbagai cabang perlombaan.

B. Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:

Meningkatkan kreatifitas anak muda Indonesia Meningkatkan semangat juang anak Indonesia Mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa Melatih pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab untuk Indonesia di masa depan

C. Bentuk dan Jenis Kegiatan

Adapun bentuk dan jenis kegiatan ini adalah:

Lomba Baca Puisi Lomba Debat Bahasa Inggris dan Arab Lomba Bola Voly Lomba Bulu Tangkis Lomba Bernyayi Solo Lomba Menari Lomba Story Telling Lomba Panjat Tebing Lomba Tenis Meja Lomba Catur

Lomba menulis Esay D. Kepesertaan

Adapun peserta dalam acara ini adalah seluruh pelajar yang menjadi delegasi dari SMA se-DKI Jakarta. Diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 2000 peserta dari berbagai cabang lomba dan sekolah di Jakarta.

E. Media untuk Publikasi

Adapun media yang digunakan untuk publikasi adalah pamflet, baliho, media online, undangan dan pemberitahuan tertulis dan lain sebagainya.

F. Susunan Panitia

Adapun susunan panitia dalam kegiatan ini adalah:

Penanggung jawab: Rektor Universitas Indonesia Ketua Panitia: Hadi Ikhwanuddin Sekretasis: Sofiyatun Bendahara: Novi Andriani Sie Acara: Bahrun Sie Perlengkapan: Afif Sie Konsumsi: Nikmah Sie. Humas: Anwar

G. Rancangan Anggaran

Adapun rancangan anggaran untuk kegiatan ini adalah sekitar 70,000,000 rupiah. Semuanya sudah terhitung di rancangan ini termasuk untuk dana tak terduga. Adapun rincian kebutuhan dan lain-lain dalam agenda ini sebagaimana terlampir.

I. Penutup

Demikian proposal kegiatan kampus ini kami buat dengan harapan supaya seluruh pihak memiliki kesediaan untuk ikut mendukung serta berpartisipasi dengan agenda kami. Harapan kami sangat besar untuk kesuksesan acara ini. Atas perhatian dan kerja samanya kami sampaikan banyak terima kasih.

Nama : Bayu cahyadi

NPM : 19316085

kelas : TK 19 A

UTI : https://teknokrat.ac.id

FTIK : http://ftik.teknokrat.ac.id

Minggu, 14 Maret 2021

Sabtu, 13 Maret 2021

Metode XP

Nama:Bayu cahyadi

Kelas:TK 19A

Npm:19316085

XP Pertama kali diusulkan oleh Kent Beck dan Ward Cunningham pada bulan Maret 1996, asal mula XP digunakan karena pada saat itu permintaan dari customer yang sering berubah dengan cepat sehingga mengakibatkan putaran kehidupan metode pengembangan perangkat lunak tradisional menjadi lebih pendek dan tidak selaras dengan metode tradisional karena pada umumnya memerlukan desain yang luas dan itu mengakibatkan perubahan desain yang terjadi dan tentu saja memerlukan biaya yang lebih tinggi. Tujuan XP adalah meminimalisir biaya yang diperlukan jika ada perubahan dalam pengembangan perangkat lunak.

Seperti yang telah dijelaskan tadi, terdapat empat tahapan yang harus dikerjakan pada metode extreme programming (XP) yaitu:

1. Planning (Perencanaan)

Tahapan ini merupakan langkah awal dalam pembangunan sistem dimana dalam tahapan ini dilakukan beberapa kegiatan perencanaan yaitu, identifikasi permasalahan, menganalisa kebutuhan sampai dengan penetapan jadwal pelaksanaan pembangunan sistem.

2. Design (Perancangan)

Tahapan berikutnya adalah perancangan dimana pada tahapan ini dilakukan kegiatan pemodelan yang dimulai dari pemodelan sistem, pemodelan arsitektur sampai dengan pemodelan basis data.

3. Coding (Pengkodean)

Tahapan ini merupakan kegiatan penerapan pemodelan yang sudah dibuat kedalam bentuk user inteface dengan menggunakan bahasa pemrograman. 4. Testing (Pengujian)

Setelah tahapan pengkodean selesai, kemudian dilakukan tahapan pengujian sistem untuk mengetahui kesalahan apa saja yang timbul saat aplikasi sedang berjalan serta mengetahui apakah sistem yang dibangun sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Metode Extreme Programming (XP Methodology) digunakan oleh tim development untuk membuat software dalam environment yang tidak stabil seperti ketika requirement yang ada sangat cepat berubah. Metode ini memiliki release berkala dalam waktu development yang singkat.

a. Keunggulan

- Pelibatan client dalam proyek meningkatkan transparansi dan hubungan antara vendor dank lien

- Frequent checkpoints dalam metode ini akan membantu developer membuat perencanaan dan jadwal

- Feedback yang banyak akan membantu meminimalisir risiko dan meningkatkan improvement

b. Kelemahan

- Model ini membutuhkan meeting berkala dimana bisa jadi mahal untuk kedua belah pihak

- Perubahan yang terlalu sering bisa mengganggu developer dan cukup tricky untuk mengkalkulasi waktu dan estimasi

harga

- Biaya untuk merubah requirement di kemudian hari dalam proyek cukup mahal

PENERAPAN EXTREME PROGRAMMING DALAM MEMBANGUN SISTEM INFORMASI PELAYANAN HAJI DAN UMROH (STUDI KASUS: PT. DAFA PONTIANAK)

Darul Faizin Amanah (DAFA) Pontianak adalah perusahaan yang menyediakan jasa perjalanan haji dan umroh. Proses pelayanan selama ini masih dilakukan dengan cara konvensional. Bagi calon jamaah yang ingin melakukan pendaftaran datang langsung ke pondok pesantren. Proses promosi dan penyebaran informasi tentang jasa yang disediakan selama ini menggunakan brosur yang disebarluaskan secara langsung kepada masyarakat, dan juga melalui media sosial seperti Whatsapp. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah website pelayanan haji dan umroh yang memuat informasi yang dibutuhkan calon jamaah mengenai informasi paket haji dan umroh, informasi pendaftaran, jadwal keberangkatan, biaya, paket-paket yang tersedia dan dokumen-dokumen persyaratan pendaftaran. Bentuk penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode analisis dan perancangan mengguanakan metode Agile Development dengan pendekatan Extreme Programming (XP). Model penerapan aplikasi menggunakan UML. Hasil penelitian berupa sebuah website pelayanan haji dan umroh yang terdiri dari halaman front-end dan back-end yang dapat digunakan oleh calon jamah melakukan pendaftaran sampai dengan pembayaran serta oleh admin untuk mengelola semua konten website. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dapat menambahkan fasilitas chating dan peningkatan keamanan.

Sekian dan Terimakasih

Riview artikel tentang Block Cipher

 Nama:Bayu cahyadi   Npm 19316085 #permasalahan block cipher melakukan penelitian tentang perancangan  Kriptografi Block Cipher dalam sebuah...